Senin, 02 April 2012

TUGAS 2 PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR



PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR
FILE HEADER  C++



Disusun oleh :
Nana Buana Lestari (06.2011.1.05871)


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
INSTITUT TEKNOLOGI ADHI TAMA SURABAYA
2012

PRAKATA

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Pemurah,  karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat saya selesaikan dengan waktu yang sesuai dengan harapan.
Dalam makalah ini dijelaskan tentang "FILE HEADER C++" dalam mata kuliah Pemrograman Struktur, yang mana fungsi file header perlu dipelajari terlebih dahulu sebelum mempelajari pemrograman C++ lebih jauh lagi. Karena File header  ini sebenarnya berisikan deklarasi fungsi dan definisi konstanta
 Ucapakan terima kasih saya ucapkan kepada Ibu Sulistyowati selaku dosen mata kuliah Pemrograman terstruktur kelas B1 yang telah menyampaikan materi dengan baik.
Demikian makalah ini kami buat semoga bermanfaat bagi para pembaca untuk dapat memahami fungsi manipulator lebih mendalam, sehingga kita dapat mempelajari dan menguasai pemrograman C++ dengan lebih mudah. Saya berharap kritik serta sarannya yang membangun untuk kesempurnaan penulisan makalah-makalah dikesempatan berikutnya. Terima kasih.

Surabaya, 31 Maret 2012


Penulis
Nana Buana Lestari
(06.2011.1.05871)





DAFTAR ISI


1.      conio.....................................................................................................................   7
2.      iostream.................................................................................................................  9
3.      iomanip ................................................................................................................  10
4.      cstring ................................................................................................................... .11
5.      cmath ...................................................................................................................  14
6.      cstdlib ...................................................................................................................  14
7.      algorithm .............................................................................................................. .15
8.      cassert .................................................................................................................. .15
9.      cctype ................................................................................................................... 15
10.  cerrno ...................................................................................................................  15
11.  cfloat .................................................................................................................... 16
12.  ciso646 .................................................................................................................  16
13.  climits ...................................................................................................................  17
14.  csetjmp .................................................................................................................  17
15.  csignal ..................................................................................................................  17
16.  cstdarg ..................................................................................................................  17
17.  ctime ....................................................................................................................  18
18.  locale ....................................................................................................................  18
19.  ctype ....................................................................................................................  18
20.  fenv ......................................................................................................................  18
21.  inttypes .................................................................................................................  18



PENDAHULUAN


Pengenalan C & C++ 
Berbicara tentang C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya. Pencipta C adalah Brian W. Kerninghan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972, dan sekitar satu dekade setelahnya diciptakanlah C++, oleh Bjarne Stroustrup dari Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. C++ cukup kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut “a better C“. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada tahun 1983, yang berasal dari operator increment pada bahasa C. Keistimewaan yang sangat berari dari C++ ini adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman yang berorientasi objek ( OOP / Object Oriented Programming).
FILE HEADER 
Nama file yang dicantumkan setelah #include. Berisi antara lain informasi fungsi, konstanta, dan variabel dari pustaka (bagian program yang telah tersedia) 
Ada beberapa hal tentang kerangka program C tersebut yang perlu diketahui.
1.      Program C++ harus mempunyai fungsi main yang ditulis seperti ini : main() . Tubuh program C akan mengikuti fungsi main itu dan dimasukkan di antara tanda kurung { dan }. Dalam contoh di atas tubuh programnya adalah :
    
printf("C++ i tu mudah!\n.");
2.      Fungsi dan pernyataan di tubuh program C ditutup dengan tanda ” ” ;
3.      Program C biasanya punya satu atau lebih file header.
File header program di atas adalah stdio.h.File header itu mempunyai banyak kegunaan, antara lain untuk menjalankan proses input/output. Untuk mengikutkan file header itu bisa ditulis directive #include<…>. Di bawah ini mencantumkan beberapa file header yang biasa diperlukan


1. : Untuk manajemen memori 
2. : Untuk memanggil routines ROM BIOs 
3. : Untuk fungsi matematika komplek (dengan C++) 
4. : Untuk memanggil console DOS I/O (input output) 
# include
Preprocessor #include telah dibahas pada bab sebelumnya, yaitu berfungsi untuk memasukkan atau menyertakan file-file header kedalam program yang akan dibuat. Dalam penulisan #include ada dua bentuk penulisan :
#include “nama_file_header”
atau
#include <nama_file_header>
Pada bentuk penulisan #include mempunyai arti yang berbeda, yaitu :
#include "nama_file_header"

“Pertama kali compiler akan mencari file header yang disebutkan pada directory yang sedang aktif dan apa bila tidak ditemukan akan mencari pada directory dimana file header tersebut berada “.
#include <nama_file_header>

“Pertama kali compiler akan mencari file header yang disebutkan pada directory yang ada file headernya, kecuali pada directory yang sedang aktif.









PEMBAHASAN

 File Header adalah suatu file dengan akhiran .h . File ini sebenarnya berisikan deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Selain file-file header standar yang disediakan oleh Turbo C, kita dapat juga membuat file header sediri, dengan cara yang sama seperti membuat file editor. Yang harus diperhatikan pada saat menyimpan file header yang telah dibuat harus digunakan akhiran .h .
Berikut contoh file header standar yang disediakan oleh Borland C++.
1.     conio.h
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul conio.h
1. getch () 
Fungsi getch() (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar.
2. getche() 
Fungsi getche()dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.
3. putch() 
Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.
4. clrscr() 
Fungsi ini digunkan untuk membersihkan layar window dan memindahkan posisi kursor ke baris 1 kolom 1 (pojok kiri atas). 
5. clreol() 
Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah.
6. gotoxy () 
Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y. 
7. wherex () 
Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor. 

8. wherey () 
Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor. 
9. window () 
Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.

5. : Berisi parameter untuk routing float point 
6. : Untuk prototype fungsi grafik 
7. : Untuk routing I/O basicdi C++

2.      iostream.h
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iostream.h
1. cout() 
Fungsi cout() merupakan sebuah objek didalam Borland C++ digunakan untuk menampilkan suatu data kelayar.
2. cin () 
Fungsi cin() merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk 
memasukkan suatu data.
3 endl 
endl merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter NewLine atau mengatur pindah baris. Fungsi ini sangat berguna untuk piranti keluaran berupa file di disk. 
4. ends 
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) kederetan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter kefile didisk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL.. 

3.iomanip.h
untuk engguakan manipulator, Manipulator pada umumnya digunakan untuk mengatur tampilan layer
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iomanip.h
1. dec, oct dan hex 
dec, oct dan hex merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk desimal, oktal dan hexadesimal.
2. setprecision () 
Fungsi setprecision() merupakan suatu fungsi anipulator yang digunakan ntuk mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan. Fungsi ini biasa pada fungsi cout().
3. setbase (int n)
Fungsi setbase () merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengkonversi ke bilangan basis n (n= 8, 10 atau 16)
4. setw(int n)
Fungsi setw(int n) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur lebar field (spasi) untuk suatu nilai sebesar n karakter
5. setfill(int c)
Fungsi setfill(int c) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel karakter pemenuh berupa c
6.
setiosflags(long f)
Fungsi setiosflags()merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel format yang ditentukan oleh f

7.
resetiosflags(long f) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menghapus format yang ditentukan oleh f 

4.   math.h dan stdlib.h
math.h dan stdlib.h dipergunakan untuk prototype fungsi operasi matematika seperti : sqrt (akar kuadrat), sin, cos, tan, acos, asin, atan, atan2, cosh, sinh, tanh, exp, prexp, ldexp, log, log10, modf, pow, ceil, fabs, fmod
1. Sqrt()
Digunakan untuk menghitung akardari sebuah bilangan.
Bentuk umum : sqrt(bilangan);
2. Sin(), cos(), tan()
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, conisius dan tangens dari suatu sudut.
Bentuk umum:
Sin(sudut);
Cos(sudut);
Tan(sudut);
3. Max()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian.
Bentuk umum : max(bilangan1, bilangan2);
4. Min()
Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan.
Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2).

5.   String
1. Strcpy()
Berfungsi untuk menyalin suatu string asal ke variablel string tujuan.
Bentuk umum : strcpy(var_tujuan, string_asal);
2. Strlen()
Berfungsi untuk memperoleh jumlah karakter dari suatu string.
Bentuk umum : strlen(tujuan, sumber);
3. Strupr()
Digunakan untuk mengubah setiap huruf dari suatu string menjadi huruf capital.
Bentuk umum : strlupr(string);
4. Strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua buah string.
Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua
Bentuk umum : strcmp(string1, string2);
5. strupr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi capital
Bentuk umum : strupr(string)
6. strlwr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua
Bentuk umum : strlwr(string)
7. strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua string
Bentuk umum : strcmp (string1, string2)
8. strcat ()
Digunakan untuk menggabungkan string
Bentuk umum : strcat(string1,string2)
6. stdio.h
`     Mendefinisikan tipe dan macro untuk paket standar I/O yang dikembangkan oleh Kernighan & Ritchie 
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdio.h
1. printf() 
Merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar. 
Bentuk Penulisan : 
printf("penentu format", argumen-1, argumen-2, …);
2. puts() 
Perintah puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING. 
Perbedaan antara printf() dengan puts() adalah :
printf() puts()
Harus menentukan tipe data untuk data tring, yaitu %s Tidak Perlu penentu tipe data string, karena fungsi ini khusus untuk tipe data string.
Untuk mencetak pindah baris, memerlukan notasi ‘ \n ‘ Untuk mencetak pindah baris tidak perlu notasi ‘ \n ‘, karena sudah dibeikan secara otomatis.
3. putchar() 
Perintah putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.
4. fprintf() 
Digunakan untuk mencetak semua jenis tipe data ke printer dan secara otomatis memberikan efek perpindahan baris. 
5. fputs() 
Digunakan untuk mencetak tipe data string ke printer 
6. fputc() 
Digunakan untuk mencetak tipe data karakter ke printer
7. scanf()
Fungsi pustaka scanf() digunakan untuk menginput data berupa data numerik, 
karakter dan string secara terformat. 
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian fungsi scanf() : 
·         Fungsi scanf() memakai penentu format 
·         Fungsi scanf() memberi pergantian baris secara otomatis 
·         Fungsi scanf() tidak memerlukan penentu lebar field 
Variabelnya harus menggunakan operator alamat & 

Bentuk umum fungsi scanf(): 
“ penentu format “, &variable
Penentu format : kode format untuk konversi data 
& : Operator untuk pointer, yang digunakan untuk penempatan alamat dari nilai variabel di memori. 
variabel : variabel yang akan menampung nilai yang dimasukkan Penentu Format scanf()
8. gets() 
Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan untuk memasukkan data numerik. Penulisan fungsi gets() harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Fungsi gets() akan menyebabkan kursor secara otomatis akan pindah baris, fungsi gets() tidak memerlukan penentu format.
Perbedaan scanf() dengan gets()
scanf() gets() 
Tidak dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan dianggap sebagai data terpisah Dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan masing dianggap sebagai satu kesatuan data.

9. getchar() 

Fungsi getchar() digunakan untuk membaca data yang bertipe karakter, penggunaan fungsi getchar harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Karakter yang dimasukkan akan terlihat pada layar dan pergantian baris akan dilakukan secara otomatis tanpa penekanan tombol enter. Fungsi getchar tidak menggunakan argument, tetapi langsung memberikan hasil karakter yang dimasukkan.
7. stdlib.h
Untuk beberapa fungsi rutin umum : konversi dll
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdlib.h
1. Atof()
Digunakan ntuk mengkonversi nilai string menjadi bilangan bertipe double.
Bentuk umum : atof(char x);
2. Atoi()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian.
Bentuk umum : div_t div(int x, int y)
3. Pow()
Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.
Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).
Untuk perasi karakter
1. islower()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar (bukan nol)jika karakter merupakan huruf kecil.
Bentuk umum : islower(char);
2. isupper()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan huruf capital.
Bentuk umum : isupper(char);
3. isdigit()
Fungsi akan mengahsilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan sebuah digit.
Bentuk umum : isdigit(char);
4. Tolower()
Fungsi akan mengubah huruf capital menjadi huruf kecil.
Bentuk umum : tolower(char);
5. Toupper()
Fungsi akan mengubah huruf kecil menjadi huruf capital.
Bentuk umum : toupper(char)

8.      algorithm
File header <algorithm> mendefinisikan sekumpulan fungsi khusus dirancang untuk digunakan pada rentang elemen. Rentang adalah setiap urutan objek yang dapat diakses melalui iterator atau pointer, seperti array atau sebuah instance dari beberapa kontainer STL. Bahwa algoritma beroperasi melalui iterator langsung pada nilai-nilai, tidak mempengaruhi dengan cara apapun struktur dari sebuah kemungkinan pengisian (tidak pernah mempengaruhi ukuran atau penyimpanan alokasi pengiisian).

9.      cassert
File header <assert.h> mendefinisikan satu makro yang dapat digunakan sebagai alat debugging standar.

10.  cctype
File header <ctype.h> menyatakan satu set fungsi untuk mengklasifikasikan dan mengubah karakter individu. Semua fungsi ini mengambil sebagai parameter setara int dari satu karakter dan mengembalikan sebuah int, yang dapat menjadi karakter lain atau nilai yang mewakili nilai boolean: nilai int 0 berarti palsu, dan nilai int yang berbeda dari 0 mewakili benar. Ada dua set fungsi: Pertama satu set klasifikasi fungsi yang memeriksa apakah karakter dikirimkan sebagai parameter termasuk dalam kategori tertentu.



11.  cerrno
File header <errno.h>  adalah yang berfungsi melaporkan kondisi kesalahan melalui kode kesalahan.

12.        cfloat
File header <float.h>  adalah yang berfungsi memperluas ke berbagai limit dan parameter dari jenis floating-point standar.
Sebuah angka floating-point terdiri dari empat unsur:
·         tanda: atau negatif atau non-negatif
·         basis (atau radix): yang menyatakan jumlah jumlah yang dapat diwakili dengan satu digit (2 untuk biner, 10 untuk desimal, 16 untuk heksadesimal, dan sebagainya ...)
·         sebuah significand (atau mantissa): yang merupakan rangkaian dari digit dasar tersebut di atas. Jumlah digit dalam seri ini adalah apa yang dikenal sebagai presisi.
·         eksponen (juga knon sebagai karakteristik, atau skala): yang merupakan offset dari significand, yang mempengaruhi nilai.

13.  ciso646
File header <iso646.h> ini mendefinisikan sebelas konstanta makro dengan ejaan alternatif bagi C++ operator tidak didukung oleh karakter set ISO646 standar.



14.  climits
File header <limits.h> ini mendefinisikan konstanta dengan batas-batas jenis terpisahkan untuk sistem tertentu dan implemetation compiler yang digunakan. Panel berikut menunjukkan konstanta yang berbeda dan besaran jaminan mereka minimal (angka positif mungkin lebih besar nilainya, dan angka negatif mungkin kurang dalam nilai). Setiap implementasi compiler tertentu dapat menentukan jenis terpisahkan dengan magnitudo lebih besar dari yang ditampilkan di sini:
15.     csetjmp
File header <setjmp.h>, Perangkat yang disediakan melalui file header memungkinkan programmer untuk memotong panggilan fungsi normal dan disiplin kembali, dengan menyediakan sarana untuk melakukan lompatan-lompatan.
Header menyediakan, fungsi, makro dengan bentuk fungsional dan jenis tertentu:
Longjmp                   = Panjang melompat (fungsi)
Setjmp                      = Menyelamatkan lingkungan menyerukan lompat jauh (makro)
jmp_buf                    = menyimpan informasi untuk memulihkan (tipe)
16.     csignal
File header <signal.h> untuk menangani sinyal. Beberapa lingkungan berjalan menggunakan sinyal untuk menginformasikan proses peristiwa tertentu yang berjalan. Peristiwa ini mungkin berhubungan dengan kesalahan yang dilakukan oleh kode program, seperti operasi aritmatika yang salah atau situasi luar biasa, seperti permintaan untuk mengganggu program.

17.        cstdarg
File header <stdarg.h> ini mendefinisikan macro untuk mengakses argumen individu dari daftar argumen yang tidak disebutkan namanya yang jumlah dan jenis tidak diketahui fungsi dipanggil. Sebuah fungsi dapat menerima berbagai jumlah argumen tambahan tanpa deklarasi parameter yang sesuai dengan memasukkan koma dan tiga titik (...) setelah parameter reguler bernama.



18.     ctime
File header <time.h> berisi definisi fungsi untuk mendapatkan dan memanipulasi informasi tanggal dan waktu.

19.  locale
File header <locale.h>  adalah pemrograman bahasa C file header, digunakan untuk tujuan lokalisasi. Dalam C++, Lokal yang diwakili oleh sebuah objek dari kelas lokal. Masing-masing objek lokal berisi semua informasi yang dibutuhkan untuk menggunakan satu set budaya yang tergantung fitur.

20.  ctype
File header <ctype.h>  adalah header untuk deklarasi yang  berfungsi mengklasifikasi karakter.

21.  fenv
File header <fenv.h>  adalah file header yang mengandung berbagai fungsi dan macro untuk memanipulasi lingkungan floating-point.

22.  inttypes
File header <inttypes.h> berfungsi mendefinisikan beberapa macro untuk digunakan dengan fungsi printf dan scanf, serta fungsi untuk bekerja dengan jenis intmax_t.







Penutup


Demikianlah makalah tentang file header  yang saya dapat dari beberapa referensi di internet. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembacanya. Saya selaku penulis juga ingin minta maaf apabila masih terdapat banyak kesalahan maupun kekurangan didalam makalah ini.


KESIMPULAN
File Header
         Pada contoh di atas, iostream.h disebut file header.
         File header tersebut diperlukan agar perintah cout bisa dijalankan.
         Apabila file header tersebut dihapus, maka akan terjadi error.
         Untuk mengakses file header, digunakan perintah #include <file header>, atau #include “file header”.
         Dalam suatu program bisa jadi melibatkan lebih dari satu file header.
SARAN
Di dalam makalah ini terdapat bahasa-bahasa pemrograman yang mengandung arti dengan elemen–elemen file header  pemrograman. Oleh karena itu pembaca harus memahami dengan cermat dan teliti.untuk mengetahui makalah ini dengan benar.





Daftar Pustaka

·         Kadir, Abdul. dan Heryanto. 2005. Algoritma pemrograman  C++. Yogyakarta: Andi.
·         Kadir, Abdul. 2003. Pemrograman C++. Yogyakarta: Andi.